Latest Post
Showing posts with label Health. Show all posts
Showing posts with label Health. Show all posts

Herbal untuk Pengobatan Diabetes

Written By Unknown on Saturday, March 8, 2014 | 2:45 PM

Herbal untuk Pengobatan Diabetes

Written By Unknown on Thursday, December 12, 2013 | 4:03 AM

Info Kesehatan Terbaru - Penyakit diabetes termasuk salah satu penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Tak heran, banyak orang yang merasa khawatir terkena penyakit ini. Berbagai metode pengobatan banyak ditawarkan untuk penyembuhannya, mulai dari pengobatan secara medis maupun pengobatan non-medis. Kali ini, kita akan membahas mengenai pengobatan non-medis diabetes dengan berbagai ramuan herbal yang telah terbukti ampuh untuk mengatasi diabetes.

Salah satu penyebab timbulnya diabetes ialah konsumsi karbohidrat sederhana yang berlebihan. secara teoritis, semakin banyak mengonsumsi karbohidrat tersebut, akan berdampak pada peningkatan gula darah secara drastis.

Sedangkan, kadar gula darah yang tinggi di dalam tubuh itulah yang pada akhirnya menjadi indikasi adanya penyakit diabetes melitus. Jika sudah terkena penyakit ini, maka akan sulit disembuhkan. Konsekuensinya, Anda harus benar-benar menjaga pola makan, terutama mengurangi asupan karbohidrat sederhana dalam tubuh.

Patut diketahui bahwa ada banyak tanaman di sekitar kita yang bisa dijadikan sebagai obat anti-diabetes yang aman, bebas dari berbagai bahan kimiawi yang berbahaya apabila dikonsumsi dalam jangka waktu lama.

Beberapa tanaman tersebut ada yang spesifik berkhasiat dalam mengobati diabetes, yang tentu saja dipadukan dengan pola makan teratur dan berolahraga secara konsisten. Menurut kalangan ahli, obat herbal ini memiliki kinerja seperti insulin yang bisa digunakan dalam jangka waku sangat panjang, bahkan sampai seumur hidup.

Tanaman obat ini memiliki kinerja yang konstruktif karena dapat membangun kembali jaringan sel yang rusak serta dapat menyembuhkan komplikasi akibat diabetes. Fungsinya ialah menurunkan kadar gula darah dengan cara menghambat penyerapan gula di dalam tubuh.
Hal itu bisa dilakukan karena tanaman herbal memiliki kadar serat yang tinggi. Berikut merupakan beberapa tanaman herbal yang bisa dimanfaatkan untuk mengobati diabetes.

Mahkota Dewa

Tanaman herbal ini memiliki efek farmakologi seperti obat disentri, anti-peradangan, sakit kulit, menurunkan kadar gula darah. Cara penggunannya yakni menyeduh irisan buah Mahkota dewa ke dalam segelas air panas (200 cc). Kemudian, tutuplah gelas tersebut dan biarkan sebentar supaya larut. Barulah setelah itu, diminum secukupnya. Disarankan untuk meminumnya 2-3 kali dalam sehari.

Brotowali

Tanaman ini memiliki efek farmakologis seperti dapat menghilangkan rasa sakit (analgesik) dan menurunkan panas (anti-piretik), disamping sering digunakan untuk mengatasi diabetes.
Cara penggunaannya ialah dengan menyiapkan sekitar 6 cm batang Brotowali. Kemudian, cucilah sampai bersih. Lalu potong-potong dan kemudian tambahkanlah segenggam daun Sambiloto serta sepertiga genggam daun Kumis kucing. Lalu, rebuslah dengan tiga gelas air panas. Jika sudah dingin, minumlah setelah makan.

 

 Buah Noni

Noni merupakan tanaman yang dianggap paling paten dalam menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Noni dapat memperbaiki sel beta pankreas serta reseptor insulin yang tidak berfungsi dengan baik.
Beberapa produsen di pasaran telah menyediakan herbal ini dalam kemasan yang lebih praktis dan siap dikonsumsi yakni dalam bentuk jus. Karena khasiat jus buah ini yang begitu efektif dalam mengatasi diabetes, banyak orang sudah tidak asing lagi ketika mendengar istilah Noni juice. Ada berbagai merk Noni juice di pasaran yang dapat Anda temukan dengan mudah.

Lidah Buaya

Cara penggunaannya, cuci bersih Lidah buaya yang sudah disiapkan. Lalu, potong-potong dan kemudian rebus Lidah buaya tersebut di dalam tiga gelas air sampai susut kira-kira setengahnya. Jika sudah, tiriskan dan minum air rebusan Lidah buaya itu 3 x 1,5 gelas setiap habis makan.

Tanaman Pare

Tanaman ini memiliki senyawa aktif charantin dan polypeptide-P yang dapat merangsang sel beta pankreas. Cara penggunannya ialah dengan memotong buah Pare seberat 200 gram. Kemudian, buat menjadi jus atau direbus. Minumlah airnya secara teratur setelah makan.

Teh Hijau

Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan tanaman yang satu ini. Barangkali, Teh hijau senantiasa menjadi teman setia Anda ketika membaca koran. Teh hijau diketahui memiliki sensitifitas sel terhadap insulin. Anda dapat mengonsumsi Teh hijau setelah makan.
Ya, ternyata sudah banyak tanaman obat yang cukup mudah Anda temukan di sekeliling rumah atau di pasar-pasar dengan harga yang terjangkau.
Patut diketahui bahwa penggunaan herbal untuk mengobati diabetes ini harus dilakukan secara konsisten dan jangka waktu lama. Karena itu, Anda harus jadikan kebiasaan mengonsumsi herbal bukan hanya untuk mengobati penyakit, namun juga melakukan pencegahan terhadap kemunculan segala jenis penyakit yang lain. (sumber: www.deherba.com)

Tentang Emboli

Info Kesehatan Terbaru - Istilah emboli tiba-tiba memantik perhatian publik. Itu terjadi setelah kasus dugaan malpraktek dr Dewa Ayu Sasiary Prawani yang menyebabkan kematian pasiennya di Rumah Sakit Kandou Manado. Apa itu emboli? Menurut Ketua Persatuan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Jaya, Frizar Irmansjah, emboli adalah penyumbatan pembuluh darah yang dapat menghasilkan kondisi yang sangat fatal.

"Sumbatan yang masuk ke aliran darah dapat menimbulkan kematian segera, bisa dalam hitungan menit. Makanya, emboli sangat fatal," kata Frizal kepada Tempo, saat diwawancara, Kamis, 28 November 2013.

Ciri-ciri terjadinya emboli, kata Frizar, salah satunya jika tiba tiba detak jantung ibu yang akan melahirkan berada di atas 160 per menit. Jika itu terjadi, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk mengantisipasi tindakan darurat bagi diri sendiri.

Penyumbatan pembuluh darah bisa disebabkan oleh air ketuban, udara, lemak, trombus (darah beku), rambut bayi, bahkan feses bayi serta komponen lain. Kasus emboli yang terjadi pada ibu melahirkan, menurut Frizal, biasanya disebabkan oleh masuk atau menerobosnya air ketuban ke dalam pembuluh darah. Kemudian air ketuban ini akan menempel di bagian-bagian tertentu tubuh, seperti otak, paru-paru dan bahkan jantung. Air ketuban yang mengkontaminasi pembuluh darah akan menghambat aliran oksigen sehingga terjadi sumbatan.(Baca: Malpraktek atau Tidak dr Ayu? Lihat Empat Poin Ini)

Meski begitu, kasus yang air ketuban yang menerobos masuk ke dalam pembuluh darah dan menyebabkan emboli jumlahnya sangat sedikit. "Insiden yang terjadi sekitar 1 banding 27 ribu kejadian," kata Frizal. Artinya, hanya ada satu kejadian dari 27.000 persalinan.

Kasus emboli pada ibu yang akan melahirkan tidak hanya terjadi pada proses Cito Secsio Sesaria (operasi sesar), melainkan juga pada persalinan biasa. Menurut Frizal, dalam setiap proses persalinan pasti terdapat kondisi dimana pembuluh arteri dan vena yang pecah. "Saat itulah, air ketuban bisa masuk, bahkan sel lemak bayi, rambut bayi, dan feses bayi," kata Frizal.

Frizal menegaskan, tidak ada gejala awal yang dapat memprediksi terjadinya emboli pada ibu melahirkan. Meskipun pemeriksaan dan prosedur medis lengkap telah dilakukan. Sebab, pemeriksaan medis biasa dilakukan sebelum ibu melahirkan. Beberapa saat sebelum melahirkan bisa saja kondisi tubuh Ibu akan menunjukkan keadaan normal.

Padahal, emboli dapat terjadi secara tiba-tiba di tengah persalinan. "Apalagi setiap pasien memiliki keadaan tubuh yang berbeda. Emboli ini tidak bisa kita periksa atau kita cek sebelum persalinan," kata Friz. Bahkan terkadang dalam penanganan persalinan, emboli tidak teraba oleh dokter kandungan. 

Gejala emboli lebih sering ditemukan oleh dokter anestesi atau bedah yang melakukan operasi. Keadaan paling jelas yang menunjukkan terjadinya emboli adalah kadar saturasi oksigen yang sangat rendah pada tubuh pasien. "Maka pasien biasanya sesak napas karena terjadi penyumbatan aliran darah dan paru," katanya.

Pada kasus dokter Ayu, hakim-hakim agung Mahkamah Agung mendapatkan kesaksian dari beberapa dokter. Salah satunya adalah dokter forensik Johannis F. Mallo. Menurut dia, emboli udara bisa saja disebabkan oleh pemasangan infus, tapi itu kecil kemungkinannya. Penyebab lainnya, emboli terjadi karena komplikasi persalinan.(Sumber: www.tempo.co)

Manfaat Makanan Berwarna Ungu


Info Kesehatan Terbaru - Makanan berwarna hijau, khususnya sayuran, sering dianjurkan untuk dikonsumsi. Lantas bagaimana dengan makanan berwarna ungu? Ternyata makanan tersebut juga tak kalah menyehatkan! Coba saja simak manfaat kesehatan makanan berwarna ungu seperti yang dilansir dari She Knows berikut ini.
Mencegah penuaan dini
Makanan berwarna ungu mengandung pigmen bernama anthocyanin, antioksidan yang berperan dalam penurunan risiko kanker, meningkatkan kemampuan memori, dan mencegah penuaan dini.
Melindungi jantung
Buah dan sayur berwarna ungu juga kaya akan flavonoid, sifatnya baik bagi jantung sehingga mampu mencegah penyakit kardiovaskular.
Jenis makanan ungu
Sayuran: Terung, kubis ungu, paprika ungu, ketela pohon ungu, dan bawang bombai ungu.
Buah: Anggur, plum, buah ara, kismis, dan arbei.
Herba: Lavender dan kemangi ungu.
Khusus untuk herba, kegunaannya bagi kesehatan adalah sebagai bahan produk perawatan kulit dan rambut. Selain itu, aromaterapi dari lavender juga ampuh mengurangi gejala insomnia, cemas, migrain, dan depresi. Ada banyak cara untuk menikmati makanan berwarna ungu. Jangan ragu mengonsumsi dan mendapatkan manfaat kesehatannya!
 
Support : Creating Website | Carakupedia Templates | Mas Template
Copyright © 2011. BOJONGGEDANG KAMELANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger